Kamis, 28 Maret 2013

7 Inovasi Transportasi Manusia Di Masa Depan

Masa depan transportasi kita sangatlah unik dan luar biasa. Ini mungkin masih konsep, tapi sangatlah tidak mungkin bahwa akan terealisasi.

1. Transportasi Monorail Manusia


Sebuah monorel orang yang bisa dikendalikan kemanapun. Saat ini hanya di sebuah taman hiburan Selandia Baru, monorel pedal ini terdiri dari rel panjang dengan 'pod' individu tergantung ke bawah, yang bisa melaju sampai 30 mil per jam.


2. Robot Sepeda Untuk Mengayuh Sepedamu


Ingin berkeliling dengan sepeda? Menikmati angin di pagi hari, tapi Anda terlalu malas untuk mengayuh sepeda? Santai ini jawabannya, dengan sepeda ini anda tidak perlu mengayuh sendiri, karena sepeda ini dikayuh oleh bantuan robot. 

Robot ini akan ada dibelakang anda, anda hanya perlu naik sepeda dan biarkan sang robot melakukan pekerjaannya. Berat sepeda dan robot sekitar 200 kg, sepertinya harus dibuat lebih ringan lagi jika ingin sukses dipasaran.


3. Kendaraan Pemandangan


Ini adalah mobil yang di design untuk melihat pemandangan. Untuk orang yang ingin memiliki mobil pribadi tapi tidak ingin menyetirnya sendiri, mungkin ini adalah jawabannya. 

Dengan mobil ini pengendara cukup duduk di kursi dan kendaraan akan berjalan sesuai arah tujuan anda. Dengan ruang untuk 7 penumpang, dan dinding transparan yang bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Para designer memperkirakan mobil ini akan keluar pada tahun 2040.


4. Mobil Mewah Bertenaga Solar


Dengan fisik ramping dan konsep kendaraan futuristik listrik, Lovos BMW terlihat sangat eksentrik.  Dibuat oleh Anne Forschner, lulusan Pforzheim University di Jerman, konsep ini mungkin bukan kendaraan listrik paling praktis atau realistis yang pernah didesain, tapi jelas memiliki tampilan yang unik.


5. Modifikasi Baru Mobil Subaru


Dengan suspensi yang ditingkatkan dan mesin supercharged dapat membuat Subaru ini beda dari yang lain dan mungkin inilah jenis subaru paling ekstrim yang bisa berjalan dengan mudah di salju.  Subaru Impreza WRX, diciptakan oleh Ken Block.


6. Emisi Mobil Dari Renault


Sementara mobil Amerika masih memperdebatkan pro dan kontra dari penjualan kendaraan listrik, Renault merek Eropa memulai debutnya dengan empat mobil listrik di 2009 Frankfurt Motor Show.

Sebuah mobil keluarga SUV dengan lima-penumpang "city car". Semua keempat mobil tersebut akan tersedia untuk dikeluarkan pada tahun 2012.


7. Sepeda Lipat


Apa yang membuat lebih bisa ramah lingkungan, kecuali dengan berjalan sendiri dengan dua kaki dan mengendarai sepeda. Untuk orang-orang yang tinggal dekat dengan tempat kerja, atau tinggal di apartemen kecil, transportasi sepeda akan ideal jika saja sepeda itu cukup praktis untuk dibawa. 

Dan para penemu pun membuat sepeda yang bisa disimpan dan dilipat ke dalam lemari. Setelah dilipat, sepedapun dengan mudah dapat ditarik di jalan dengan salah satu ujung setang nya.


Sumber 
blognyajose.blogspot.com
http://www.apakabardunia.com/2012/08/7-inovasi-transportasi-manusia-di-masa.html

7 Kebiasaan Orang yang Inovatif


inovatif

Pernahkah anda melihat orang-orang yang sangat inovatif dan merasa mereka adalah makhluk khusus yang diberkati dengan talenta? Pernahkah anda merasa bahwa anda tidak beruntung? Dulu saya merasa seperti ini. Saya telah belajar bahwa inovasi adalah lebih tentang psikologi daripada intelektualitas, dan tidak ada rahasia untuk menjadi inovatif. Sebenarnya, tidak ada hal seperti “menjadi lebih inovatif”, anda sebetulnya sudah menjadi makhluk yang inovatif.
Saya yakin kita semua dapat mengingat saat-saat ketika kita merasa terjebak mencoba untuk melakukan hal-hal yang inovatif. Apakah anda tahu bahwa batasan ini hanya pikiran anda di tempat kerja? Pikiran anda telah menciptakan segala macam asumsi, kendala dan hambatan yang membatasi diri. Saya telah menemukan bahwa kita dapat menghapus asumsi tersebut hanya dengan berada pada saat ini, mulai melakukan, dan berhenti berpikir.
Berikut adalah tujuh kebiasaan yang ditemukan pada orang-orang yang sangat inovatif dan kreatif yang dirangkum dari buku “The Myths of Innovation” karangan Scott Berkun.
1. Kegigihan – Inovasi melibatkan lebih dari sekedar ide-ide besar. Kita membutuhkan keyakinan, kerja keras dan fokus yang tajam pada hasil akhir untuk tetap bertahan pada visi kita dalam menghadapi hambatan dan rintangan. Kita cenderung untuk melihat hasil akhir dari suatu ide yang inovatif, tapi apa yang kita tidak lihat adalah tindakan, kerja keras dan ketekunan yang ada di balik layar untuk membuat visi tersebut menjadi kenyataan.
“Penemuan adalah 1% inspirasi, 99% keringat”, -Thomas A. Edison -
2. Hilangkan Kebiasaan Membatasi Diri – Di bawah sihir hambatan/rintangan, kita merasa terbatas dan terjebak. Kita perlu membebaskan diri dari pikiran-pikiran ini dengan menghilangkan asumsi dan pembatasan. Ini adalah apa yang kita maksud ketika kita mengatakan “berpikir di luar kotak”. Dorong diri kita untuk terbuka terhadap ide-ide baru dan solusi tanpa pengaturan keyakinan yang membatasi. Ingat, inovatif adalah lebih jauh tentang psikologi daripada intelektualitas.
3. Ambil Risiko, Buatlah Kesalahan – Saya percaya bahwa sebagian alasan mengapa kita membatasi diri adalah ketakutan kita untuk gagal. Berpikirlah selalu bahwa beberapa ide memang akan gagal untuk proses pembelajaran. Buatlah banyak prototypes, uji cobakan pada orang-orang, kumpulkan umpan balik, dan lakukan perubahan secara bertahap. Dibanding memperlakukan kesalahan sebagai kegagalan, anggaplah hal itu sebagai percobaan. “Percobaan adalah kegagalan yang memang diharapkan untuk secara sengaja mempelajari sesuatu.” – (Scott Berkun). Jangan menghukum diri sendiri untuk kegagalan, sebaliknya terimalah kegagalan, ambil pengetahuan yang baru didapat dan olahlah kembali untuk mencari solusi terbaik. Tetaplah berada di tujuan anda sampai menghasilkan hasil terbaik, namun tetap harus dipahami bahwa mungkin anda akan menabrak batu rintangan di sepanjang jalan.
“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak berfungsi.”, -Thomas A. Edison –
4. Melarikan diri – lingkungan kita sangat mempengaruhi apa yang kita rasakan. Semakin santai dan tenang kita secara internal, lebih mudah kita memasuki alam inovatif dalam pikiran kita. Inilah sebabnya mengapa ide-ide kadang-kadang datang kepada kita ketika berada di kamar mandi atau saat kita sendiri. Masing-masing dari kita memiliki pemicu yang berbeda untuk mengakses energi inovatif kita. Banyak pemikir besar pergi keluar berjalan-jalan untuk mencari solusi terhadap permasalahan mereka. Bereksperimenlah dan temukan apa yang bekerja baik untuk anda.
5. Menuliskan ide-ide – Banyak inovator dan orang-orang inovatif membuat jurnal untuk menuliskan ide-ide dan pikiran mereka. Beberapa menyimpan buku sketsa, buku memo, post-it notes, atau kertas kosong. Mereka semua memiliki metode untuk menangkap pikiran mereka, untuk berpikir di atas kertas, mengatasi hambatan mereka dan memulai proses inovatif. Sebagai informasi, catatan Leonardo Da Vinci yang terkenal dibeli oleh Bill Gates seharga $ 30.8 Juta dolar.
6. Carilah Sebuah Pola & Buat Kombinasi – Ide berasal dari ide-ide lain sebelumnya. Tahukah Anda bahwa Edison bukanlah orang pertama yang muncul dengan penemuan bola lampunya? Ia adalah orang pertama yang membangun filamen karbon yang bisa diterapkan di dalam bola kaca, yang membuat lampu lebih tahan lama. Bukalah diri anda selebar-selebarnya terhadap ide-ide baru, cari pola dan lihat bagaimana anda dapat menggabungkan ide-ide tersebut untuk memperbaiki solusi yang ada.
7. Keingintahuan – Banyak inovator hanya sekedar orang- orang yang penasaran ingin tahu, dan ingin memecahkan masalah. Berlatihlah melihat sesuatu dengan cara berbeda. Misalnya, saat melihat solusi untuk sebuah masalah, tanyakan pada diri sendiri, “Apa sajakah cara alternatif untuk melakukan hal ini?”. Ajukan banyak pertanyaan dan tantang norma atau metode yang sudah ada saat ini.
Berikut adalah beberapa teknik yang dapat diterapkan untuk menumbuhkan inovasi:
• Buatlah Jurnal – Berlatih menulis setiap pikiran, ide, dan inspirasi anda. Cobalah brainstorming dan berpikir di atas kertas.
• Memecahkan Masalah yang Berlawanan - Idenya adalah untuk menciptakan dan bertukar pikiran dengan memecahkan masalah yang berlawanan dari yang sedang anda coba untuk pecahkan saat ini. Contoh, jika anda mencoba untuk membuat “Desain laptop terbaik”, maka mulailah dengan ide-ide untuk membuat “Desain laptop terburuk”. Untuk setiap gagasan Anda yang muncul, buat ide sebaliknya. Misalkan, jika “berat dan gemuk” adalah salah satu ide untuk “Desain laptop terburuk”, kemudian baliklah menjadi “ringan dan ramping” yang dapat digunakan dalam “Desain laptop terbaik”.
Teknik ini bekerja dengan baik terutama saat melakukan brainstorming dalam kelompok. Namun mungkin bisa terdengar lucu ketika orang-orang mencoba menjawab. Humor akan membuat hambatan berkurang dan mendorong orang untuk mengatakan sesuatu dengan lantang. Orang-orang akan merasa lebih nyaman dan terbuka.
• Cari Sebuah Lingkungan Inovatif – Cari lingkungan yang santai atau menginspirasi yang memicu kreativitas anda. Cobalah tempat-tempat yang berbeda sampai anda menemukan beberapa tempat dimana anda dapat mengeluarkan usaha terbaik anda. Mungkin ruang tamu rumah anda, taman atau cafe.
• Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan – Jika anda menemukan kebuntuan, ubah pikiran anda dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan benar-benar berbeda. Kembali pada aktivitas ketika pikiran telah segar.
• Bermitra – Temukan kemitraan kreatif dengan orang lain. Ide-ide baru bisa muncul sebagai akibat dari dua kekuatan bersatu, yang mungkin tidak akan pernah terjadi jika dilakukan hanya oleh satu orang. Brainstorming-lah bersama-sama.
• Berkomitmen untuk Gagal – Komit pada diri anda untuk mengambil cukup risiko bahwa anda akan gagal selama beberapa waktu. Jika Anda tidak gagal, kita tidak melakukan sesuatu yang cukup sulit atau inovatif.
• Bicaralah dengan Seseorang – Saya telah menemukan bahwa ketika saya mencoba untuk mengungkapkan masalah tertentu kepada seseorang, entah bagaimana saya secara tidak sengaja mengungkapkan juga solusinya. Ketika menjelaskan situasi saya, saya sebetulnya tidak mengharapkan mereka untuk memecahkan masalah saya, melainkan bertindak sebagai ‘papan pantul’ untuk ide-ide.
Sumber : http://www.akuinginsukses.com/7-kebiasaan-orang-yang-inovatif/

Selasa, 29 Januari 2013

Aku Cinta Indonesia Karena Alamnya

Aku cinta Indonesia, tanah tumpah darahku. Di negeri ini aku dilahirkan dan di sini pula aku diberi makanan, airnya mampu melepaskanku dari rasa dahaga, orang - orangnya yang pada akhirnya mampu mendidik dan memberi ilmu padaku, dan kultur serta kearifan lokalnya yang membuat aku bisa bertoleransi.

www.belantaraindonesia.org

Untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia memang dapat berasal dari mana saja, apa saja dan kapan saja, tidak terkecuali oleh alam. Alam Indonesia telah membuat hatiku semakin cinta pada ibu pertiwi. Tidak dipungkiri Indonesia memang salah satu surga dunia.

Bukan kemewahan, kemegahan dan perkembangan teknologi seperti negara maju yang Indonesia tampilkan. Melainkan keeksotisan dan keindahan alamnya yang alami yang membuatnya jauh lebih indah dibanding negara lain.

Perjalanan yang pernah aku lakukan mulai dari bentangan pantai hingga puncak gunung telah membuat aku jatuh cinta dan bangga pada bangsa ini. Mungkin di luar sana banyak yang mencibir Indonesia sebagai negara tak pernah maju, bahkan tidak sedikit rakyatnya sendiri yang malu untuk berbangsa Indonesia. Tetapi itu semua tidak melunturkan rasa cintaku padaIbu Pertiwi.

Ketika meletakkan kaki di hamparan pasir pantai dan bentangan laut serta menyelami apa yang terkandung didalamnya mulai dari biota hingga hasil bumi ( minyak dan gak alam ) rasa syukur terucap dari hati ini.

Aku bersyukur karena telah ditakdirkan sebagai orang Indonesia. Ketika menanjakkan kaki di jajaran gunung - gunung, dari atas gunung dapat dilihat begitu indahnya negeri ini. Yang tentunya semakin menambah rasa cinta dan syukurku.

Kultur dan budaya orang yang beraneka ragam banyak aku temukan saat melakukan perjalanan. Kehangatan dan keramahan warga - warga setempat lagi - lagi membuat aku bersyukur karena telah dilahirkan dinegeri ini. Keramahan seperti inilah  yang tidak akan banyak ditemukan di negara lain.

Budayanya yang begitu banyak dan beragam turut menambah kekayaan bangsa ini. Bahasa daerahnya saja ada begitu banyak dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan bahasa daerah terbanyak di dunia. Kerukunan antara umat beragama yang indah hanya akan ditemui di negeri ini.

Mungkin beberapa tahun belakangan ini beberapa kali terjadi perselisisihan atau konflik antara sekelompok orang tertentu yang mengatas namakan agama. Tetapi itu hanya sekelompok kecil dan tentu tidak dapat dijadikan sebagai tolak ukur kerukunan umat beragama di negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat didunia.

Hanya dinegeri inilah persahabatan di atas perbedaan keyakinan dapat terjalin dengan begitu harmonis. Dengan tetap memegang teguh keyakinannya masing - masing.

Memang tidak akan ada yang sempurna di dunia ini, termasuk Indonesia. Tetapi kelebihan dan kekurangan negeri ini tidak melunturkan rasa bangga dan cinta pada Indonesiaku, Tanah Air Beta.

Sumber : http://www.belantaraindonesia.org/2013/01/aku-cinta-indonesia-karena-alamnya.html

Gunung Adalah 'Agama' Bagi pemeluknya

Gunung dan pendakiannya adalah dua hal yang menyatu bagi para petualang pendakian gunung. Dalam kegiatan pendakian gunung, kita tidak hanya membawa beban berat di punggung yakni tas ransel, namun juga menerapkan pengetahuan dasar alam bebas, termasuk bagaimana kita memasak, pengenalan medan dan satu beban lagi, yakni bijak kepada alam.
Mendaki gunung bukan cuma soal naik dan turun, tapi naik gunung adalah soal bagaimana kita bersikap terhadap alam. Bagaimana bersikap terhadap diri sendiri, penduduk sekitar. Mendaki gunung tidak semudah menonton film atau membaca teori dari buku. Mendaki Gunungbutuh ketabahan dan kemauan yang keras.

Misalnya kita mendaki Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di tanah Jawa. Satu hal yang di gambarkan dalam sebuah film tentang pendakian Semeru, yakni film 5 Cm. Bagaimana bisa yang namanya mendaki memakai celana jeans dan eye liner? Selain menyulitkan pergerakan, celana jeans sakit ketika bersentuhan dengan kulit.

Bila kita hanya ingin eksis diakui pernah mendaki gunung, ikut trend atau sekedar coba - coba lebih baik jangan sekali - kali menginjakkan kaki di gunung. Gunung bukan tempatnya sampah dan Pendaki Sampah.

Gunung bukan sebuah tempat untuk berpesta dan melakukan apapun sebebas mungkin. Gunung adalah mungkin sebuah Masjid, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng bagi semua pemeluk “agama gunung”. Bagi mereka yang terasing akan kehidupan dunia bawah yang penuh dengan kesemrawutan tata nilai dan bagi mereka yang ingin mengetahu arti nilai diri sendiri tanpa embel – embel keglamouran dan keterkenalan. Dan bagiku gunung adalah ibu.

Sumber : http://www.belantaraindonesia.org/2013/01/gunung-adalah-agama-bagi-pemeluknya.html

Rabu, 28 November 2012

PROSES PENAMBANGAN PASIR DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN DI DESA CIKEUSIK KECAMATAN SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA


Makalah ini mempunyai latar belakang masalah tentang proses penambangan pasir  yang menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif terhadap lingkungan. Masalah pokok yang dibahas adalah: Bagaimanakah proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka dan bagaimanakah dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka dan untuk mengetahui dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan metode deskriptif, hal ini penulis lakukan setelah memperhitungkan kewajarannya dari segi tujuan. Makalah ini digunakan untuk memaparkan suatu bahasan dengan cara disususn, dijelaskan dan disimpulkan. Dan teknik yang digunakan dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka, ini merupakan teknik yang paling tepat karena data yang akan disusun pada hakikatnya diambil dari berbagai sumber kepustakaan yaitu dengan cara mencatat data dan fakta melalui buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas.
Hasil pembahasan makalah ini menyimpulkan bahwa proses penambangan pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka desa, dilakukan dengan cara tradisonal yang dilakukan oleh masyarakat setempat sejak tahun 1990. Dampak penambangan pasir ini meliputi dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan. dampak positif diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya terdiri dari meningkatnya polusi udara, peningkatan kebisingan, dan penurunan kualitas air.

PENDAHULUAN

Bukti Ketergantungan bangsa Indonesia kepada alam dapat dilihat dari pemanfaatan sumber daya alam yang besar-besaran tanpa melihat kelanjutan fungsinya. Pada masa sentralisasi pemerintahan, kegiatan exploitasi terhadap sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan masih terbatas pada pemanfaatan wilayah-wilayah yang strategis saja, namun dewasa ini setiap daerah saling belomba-lomba mengeksploitasi dan memanfaatkan kekayaan alam masing-masing.
Kegiatan ekploitasi sumberdaya mineral atau bahan galian seperti pasir merupakan salah satu pendukung sektor pembangunan baik secara fisik, ekonomi maupun sosial. Hasil pertambangan merupakan sumberdaya yang mampu menghasilkan pendapatan yang sangat besar untuk suatu negara. Kebutuhan akan bahan galian konstruksi dan industri seperti pasir tampak semakin meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan berbagai sarana maupun prasarana fisik di berbagai daerah di Indonesia.
Penambangan pasir memang dianggap memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Majalengka, hal ini dapat terlihat dari begitu banyaknya aktivitas penggalian pasir yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah di Kabupaten Majalengka. Kegiatan penambangan pasir sering dikonotasikan sebagai salah satu kegiatan yang merusak lingkungan, hal itu dapat terjadi apabila kegiatan penambangan tidak dikelola dengan baik dan benar maka setiap kegiatan penambangan pasti akan menimbulkan dampak lingkungan, baik bersifat positif maupun bersifat negatif. Meskipun demikian besarnya permintaan pasar terhadap pasir turut mendorong berkembangnya kegiatan ini dengan pesat. Akibatnya, munculah berbagai masalah terhadap lingkungan. Dengan melihat latar belakang diatas yang dapat memberikan sedikit gambaran mengenai demikian besarnya kegiatan eksploitasi terhadap bahan galian seperti pasir, maka akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif.

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis membatasi masalah dengan tujuan untuk memudahkan dalam penulisan makalah. Adapun masalah dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
1.      Bagaimanakah proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?
2.      Bagaimanakah dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
2.      Untuk mengetahui dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.

Kegunaan yang dapat diambil dari penulisan makalah ini adalah:
1.      Untuk menambah wawasan dan konsep keilmuan mengenai kajian tentang kegiatan eksploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
2.      Secara teoritis kegunaan makalah ini akan berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuaan dalam kajian lingkungan khususnya mengenai ekploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Secara praktis diharapkan hasil penulisan makalah ini dapat menjadi rekomendasi/pemikiran/konsep/saran untuk digunakan para pihak yang berkepentingan mengenai eksploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan metode deskriptif, hal ini penulis lakukan setelah memperhitungkan kewajarannya dari segi tujuan. Makalah ini digunakan untuk memaparkan suatu bahasan dengan cara disususn, dijelaskan dan disimpulkan.
Dan teknik yang digunakan dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka, ini merupakan teknik yang paling tepat karena data yang akan disusun pada hakikatnya diambil dari berbagai sumber kepustakaan yaitu dengan cara mencatat data dan fakta melalui buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. 

PEMBAHASAN

Kegiatan penambangan khususnya pasir dikenal sebagai kegiatan yang dapat merubah permukaan bumi. Karena itu penambangan sering dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. walaupun pernyataan ini tidak selamnya benar, patut diakui bahwa banyak sekali kegiatan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan di tempat penambangannya. Akan tetapi perlu diingat pula bahwa dilain pihak kualitas lingkungan di tempat penambangan meningkat dengan tajam. Bukan sajamenyangkut kualitas hidup manusia yang berada di lingkungan tempat penambangan itu, namun juga alam sekitar menjadi tertata lebih baik,dengan kelengkapan infrastrukturnya. Karena itu, kegiatan penambangan dapat menjadi daya tarik, sehingga penduduk banyak yang berpindah mendekati lokasi penambangan tersebut. Sering pula dikatakan bahwa kegiatan penambangan telah menjadi lokomotif pembangunan didaerah tersebut.
A.    Proses Penambangan Pasir
Proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka yaitu dilakukan dengan cara tradisional. Penambangan pasir yang dilakukan hanya dengan menggunakan alat-alat yang sederhana seperti: cangkul, pengeruk pasir, dan karung sebagai tempat penyimpanan pasir. Namun, apabila penggalian dengan jumlah pasir yang cukup besar, biasanya kendaraan pengangkut pasir ini langsung dimasukan ke lokasi penambangan, guna mempermudah proses penggaliannya. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam penambangan pasir diantaranya adalah:
1.      Tahap Persiapan
Tahap persiapan biasanya didahului dengan kegiatan pengangkutan berbagai jenis peralatan tambang, dan selanjutnya adalah pembuatan/pembukaan jalan untuk proses pengangkutan. Dalam hal pengangkutan peralatan tambang yang perlu diperhatikan adalah jalan yang akan dilalui. Hal ini perlu diperhitungkan secara matang agar tidak terjadi dampak negatif terhadap lingkungan di sepanjang jalan yang akan dilalui, baik terhadap manusia maupun fisik alam itu sendiri.
Pada tahap ini dilakukan pengamatan, dimana saja biasanya pasir akan terkumpul banyak, maka setelah diketahui lokasinya, maka masyarakat akan langsung melakukan penggalian.
2.      Tahap Eksploitasi/Penggalian
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini utamanya berupa penambangan/penggalian pasir. Bahan tambang yang terdapat di daerah perbukitan, walaupun jenisnya sama, misalnya pasir, teknik penambangannya akan berbeda dengan deposit pasir yang terdapat di daerah pedataran, apalagi yang terdapat di dalam alur sungai. pada tahap eksploitasi dalam kaitannya dengan pengelolaan pertambangan yang berwawasan lingkungan.
Penggalian biasanya dilakukan dengan alat pengeruk yang sederhana, namun, sekali-kali apabila kedaan sungai kering biasanya alat berat seperti beko bisa langsung masuk ke lokasi penambangan.
3.      Pengangkutan
Pada tahap ini yang perlu diperhatikan adalah ketika alat-alat berat mulai masuk ke lokasi penambangan untuk mengangkut pasir. Pengangkutan pasir ini biasanya dilakukan dengan menggunakan truk, untuk mencapai kawasan penambangan secara mudah, maka dilakukan pembukaan jalan dengan menebang pohon-pohon disekitar kawasan penambangan, sehingga lingkungan menjadi gersang dan berdebu.

B.     Dampak yang Ditimbulkan dari Adanya Kegiatan Penambangan Pasir
Kerusakan lingkungan adalah perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia atau hayati lingkungan hidup yang melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup. Kegiatan penambangan khususnya pasir dan lain-lain dikenal sebagai kegiatan yang dapat merubah permukaan bumi. Karena itu, penambangan sering dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. Walaupun pernyataan ini tidak selamanya benar, patut diakui bahwa banyak sekali kegiatan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan di tempat penambangannya.
Akan tetapi, perlu diingat pula bahwa dilain pihak kualitas lingkungan di tempat penambangan meningkat dengan tajam. Bukan saja menyangkut kualitas hidup manusia yang berada di lingkungan tempat penambangan itu, namun juga alam sekitar menjadi tertata lebih baik, dengan kelengkapan infrastrukturnya. Karena itu kegiatan penambangan dapat menjadi daya tarik, sehingga penduduk banyak yang berpindah mendekati lokasi penambangan tersebut.
Dampak penambangan pasir ini, mengakibatkan dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, dampak positif diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya terdiri dari meningkatnya polusi udara, dan kerusakan pada tanggul sungai.
1.      Dampak Positif
a.       Meningkatkan pendapatan masyarakat
Kegiatan penambangan pasir memberikan dampak terhadap tingkat pendapatan masyarakat, hal ini terlihat pada masyarakat pengangguran mengakui bahwa adanya kegiatan penambang pasir memberikan keuntungan yang sangat besar sehingga bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.
b.      Membuka lapangan pekerjaan
Pada dasarnya tingkat kehidupan ekonomi seseorang atau masyarakat ditentukan oleh kesempatannya memperoleh sumber pendapatan, kesempatan kerja, dan kesempatan berusaha. Namun pada kenyataannya masyarakat dihadapkan pada masalah-masalah yang menimbulkan tingkat ekonominya rendah diantaranya seperti sulitnya mendapatkan pekerjaan. Kesempatan kerja di Desa Cikeusik semakin terbuka setelah adanya kegiatan penambangan pasir yang memberikan dampak positif bagi warga sekitar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
c.       Meningkatkan daya kreativitas masyarakat
Penambangan pasir sangatlah menguntungkan bagi masyarakat yang tinggal di dekat tempat penambagan tersebut. Salah satu nya meningkatkat daya kreativitas masyarakat, masyarakat dapat memanfaatkan pasir hasil galian untuk di buat kerajinan tangan, bahan bangunan, dan masih banyak lagi.
2.      Dampak Negatif
a.       Meningkatnya polusi udara
Terjadinya peningkatan debu yang menyebabkan kualitas udara disekitar kawasan penambangan menurun, sebagai akibat dari kendaraan truk yang mengangkut pasir serta tiupan angin jika di lokasi tambang tersebut tidak ada vegetasi yang cukup. Kara vegetasi yang berada di sekitar penambangan telah mati baik itu yang di tebang ataupun mati karena polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan berat yang digunakan di penambangan pasir
b.      Peningkatan kebisingan
Peningkatan kebisingan diakibatkan oleh aktivitas kendaraan truk, padahal sebelum adanya penambangan pasir suasana dilokasi tersebut jauh dari kebisingan, dan masyarakat masih dapat menghirup udara segar karena arus lalau lintas yang tidak begitu ramai. Sama halnya dengan hewan - hewan yang sebelumnya berada di sekitar tempat penambanagn, hewan tersebut mati karena kehabisan bahan makan yang. Sebagian hewan ada yang melarikan diri mencari tempat baru untuk mencari makanan demi mempertahankan keturunan dan juga kelangsungan hidupnya
c.       Penurunan kualitas air
Terjadinya penurunan kualitas air akibat dari pencucian pasir-pasir maupun karena akibat dari lahan yang telah menjadi terbuka karena tidak ada vegetasi penutup, sehingga air dapat mengalir dengan bebas ke badan-badan air. Debit air tanah juga akan menurun karena vegetasi/pepohonan yang dapat menampung air telah ikut di tebang dalam system penamabangan pasir.
d.      Rusaknya Jalan
Para penambang yang telah mendapatkan pasir biasanya meggunakan alat atau mesin mesin berat seperti mobil pengangkut. Mobil yang mengangkut pasir tersebut tentu menggunakan alternatif jalan raya yang tentunya akan membuat jalan raya semakin rusak di karenakan berat beban pada kendaraan angkut tersebut melebihi kapasitas yang di tentukan. Selain itu juga pengankutan bobot beban yang berlebihan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas terutama di jalur utama. Kendaraan yang melintas di jalur utama biasa menggunakan kecepatan diatas 60 km/jam untuk menempuh waktu yang di targetkan. Itulah kenapa di jalan utama kendaraan tidak di izinkan untuk membawa beban yang melebihi kapasitas seperti truk pembawa pasir. Selain itu juga kendaraan yang membawa beban berat bisa menimbulkan kemacetan yang cukup parah.

Dampak Negatif Penambangan Pasir Besi


Aktifitas pertambangan dianggap seperti uang logam yang memiliki dua sisi yang saling berlawanan, yaitu sebagai sumber kemakmuran sekaligus perusak lingkungan yang sangat potensial. Sebagai sumber kemakmuran, sektor ini menyokong pendapatan negara selama bertahun-tahun. Sebagai perusak lingkungan, pertambangan terbuka (open pit mining) dapat mengubah secara total baik iklim dan tanah akibat seluruh lapisan tanah di atas deposit bahan tambang disingkirkan. Hilangnya vegetasi secara tidak langsung ikut menghilangkan fungsi hutan sebagai pengatur tata air, pengendalian erosi, banjir, penyerap karbon, pemasok oksigen dan pengatur suhu. 
Idealnya, suatu perusahaan berkewajiban untuk menyejahterakan masyarakat sekitar. Caranya? Dengan merekrut mereka menjadi pegawai tetap di perusahaan itu. Jika mereka belum memenuhi kriteria sebagai seorang pegawai, maka adalah menjadi kewajiban perusahaan untuk melatihnya sampai mereka memenuhi kriteria. Dengan cara ini, perusahaan akan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Akan tetapi, banyak perusahaan yang tidak mau memenuhi kewajibannya karena hal itu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya, tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan akan lebih sedikit.
Dalam jangka pendek mungkin hal itu benar. Akan tetapi jika mereka berpikir jangka panjang akan lain jadinya. Sebenarnya, menyejahterakan masyarakat sekitar merupakan investasi sosial yang amat diperlukan bagi perusahaan. Jika masyarakat merasakan bahwa kehadiran perusahaan itu amat menguntungkan mereka, mereka pasti akan berusaha melindungi perusahaan itu dari berbagai ancaman. Mereka akan berusaha menjaga dengan segala kemampuan mereka agar perusahaan itu maju dan terus maju. Sebab kemajuan perusahaan itu berarti juga peningkatan kesejahteraan bagi mereka.
Secara umum pasir besi terdiri dari mineral opak yang bercampur dengan butiran-butiran dari mineral non logam seperti, kuarsa, kalsit, feldspar, ampibol, piroksen, biotit, dan tourmalin. mineral tersebut terdiri dari magnetit, titaniferous magnetit, ilmenit, limonit, dan hematit, Titaniferous magnetit adalah bagian yang cukup penting merupakan ubahan dari magnetit dan ilmenit. Mineral bijih pasir besi terutama berasal dari batuan basaltik dan andesitic volkanik. Kegunaannya pasir besi ini selain untuk industri logam besi juga telah banyak dimanfaatkan pada industri semen.
Namun demikian, pertambangan selalu mempunyai dua sisi yang saling berlawanan, yaitu sebagai sumber kemakmuran sekaligus perusak lingkungan yang sangat potensial. Sebagai sumber kemakmuran, sudah tidak diragukan lagi bahwa sektor ini menyokong pendapatan negara selama bertahun-tahun. Sebagai perusak lingkungan, pertambangan terbuka (open pit mining) dapat merubah total iklim dan tanah akibat seluruh lapisan tanah di atas deposit bahan tambang disingkirkan. Selain itu, untuk memperoleh atau melepaskan biji tambang dari batu-batuan atau pasir seperti dalam pertambangan emas, para penambang pada umumnya menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari tanah, air atau sungai dan lingkungan.
Pada pertambangan bawah (underground mining) kerusakan lingkungan umumnya diakibatkan karena adanya limbah (tailing) yang dihasilkan pada proses pemurnian bijih. Baik tambang dalam maupun tambang terbuka menyebabkan terlepasnya unsur-unsur kimia tertentu seperti Fe dan S dari senyawa pirit (Fe2S) menghasilkan air buangan bersifat asam  (Acid Mine Drainage / Acid Rock Drainage) yang dapat hanyut terbawa aliran permukaan pada saat hujan, dan masuk ke lahan pertanian di bagian hilir pertambangan, sehingga menyebabkan kemasamam tanahnya lebih tinggi. Tanah dan air asam tambang tersebut sangat masam dengan pH berkisar antara 2,5 – 3,5 yang berpotensi mencemari lahan pertanian.
Beberapa dampak negatif akibat pertambangan jika tidak terkendali antara lain sebagai berikut:
1). Kerusakan lahan bekas tambang.
2). Merusak lahan perkebunan dan pertanian.
3). Membuka kawasan hutan menjadi kawasan pertambangan.
4). Dalam jangka panjang, pertambangan adalah penyumbang terbesar lahan sangat kritis yang susah dikembalikan lagi sesuai fungsi awalnya.
5). Pencemaran baik tanah, air maupun udara. Misalnya debu, gas beracun, bunyi dll.
6). Kerusakan tambak dan terumbu karang di pesisir.
7). Banjir, longsor, lenyapnya sebagian keanekaragaman hayati.
8). Air tambang asam yang beracun yang jika dialirkan ke sungai yang akhirnya ke laut akan merusak ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut.
9). Menyebabkan berbagai penyakit dan mengganggu kesehatan.
10). Sarana dan prasarana seperti jalan dll. rusak berat.
11). Dan lain-lain.
Mengapa ini bisa terjadi? Karena:
1). Adanya perbedaan kepentingan antara kepentingan lingkungan vs kepentingan ekonomi, politik dll.
2). Penegakkan hukum yang belum baik.
3). Aturan yang dibuat seringkali mengakomodasi beberapa kepentingan dengan bahkan mengabaikan unsur lingkungan.
4). Aturan yang tidak dilaksanakan dengan konsisten.
5). Dalam prakteknya otonomi daerah menyebabkan pertambangan maju pesat dan nyaris tidak terkendali.
Upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap dampak yang ditimbulkan oleh penambang pasir dapat ditempuh dengan beberapa pendekatan, untuk dilakukan tindakan-tindakan tertentu sebagai berikut :
1. Pendekatan teknologi, dengan orientasi teknologi preventif (control/protective) yaitu pengembangan sarana jalan/jalur khusus untuk pengangkutan pasir besi sehingga akan mengurangi keruwetan masalah transportasi. Pejalan kaki (pedestrian) akan terhindar dari ruang udara yang kotor. Menggunakan masker debu (dust masker) agar meminimalkan risiko terpapar/terekspose oleh pasir (coal dust).
2. Pendekatan lingkungan yang ditujukan bagi penataan lingkungan sehingga akan terhindar dari kerugian yang ditimbulkan akibat kerusakan lingkungan. Upaya reklamasi dan penghijauan kembali bekas penambangan pasir besi dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk malaria. Dikhawatirkan bekas lubang/kawah pasir besi dapat menjadi tempat perindukan nyamuk (breeding place). Penanaman bakau dan mangrove secara terpadu untuk mencegah terjadinya abrasi pantai.
3. Pendekatan administratif yang mengikat semua pihak dalam kegiatan pengusahaan penambangan pasir besi tersebut untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku (law enforcement)
4. Pendekatan edukatif, kepada masyarakat yang dilakukan serta dikembangkan untuk membina dan memberikan penyuluhan/penerangan terus menerus memotivasi perubahan perilaku dan membangkitkan kesadaran untuk ikut memelihara kelestarian lingkungan.
Kesimpulannya, setiap kegiatan pastilah menghasilkan suatu akibat, begitu juga dengan kegiatan eksploitasi bahan tambang, pastilah membawa dampak yang jelas terhadap lingkungan dan juga kehidupan di sekitarnya, dampak tersebut dapat bersifat negatif ataupun positif, namun pada setiap kegiatan eksploitasi pastilah terdapat dampak negatifnya, hal tersebut dapat diminimalisir apabila pihak yang bersangkutan bertanggung jawab terhadap pengolahan sumber daya alamnya dan juga memanfaatkannya secara bijaksana.
Jika dilakukan penelitian secara mendalam, akan banyak sekali dampak buruk dari daya rusak yang disebabkan oleh pertambangan ini. Jika kita banyak belajar dari kasus-kasus pertambangan yang ada di Bengkulu seperti Batubara, pasir besi di Seluma, dan lain-lain.
Mengandalkan pengerukan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah satu bentuk pemerintahan daerah yang tidak kreatif dan solutif. Sebab pertambangan tidak saja membawa berkah bagi sipemiliknya namun juga bencana besar akibat daya rusak yang diakibatkan, baik kerusakan lingkungan, kerusakan sosial, budaya masyarakat menjadi lebih konsumtif dan masih banyak lagi.
sumber : http://tegalbuleudinfo.blogspot.com/2012/06/dampak-negatif-penambangan-pasir-besi.html

Pulau Kabaena Rusak Akibat Penambangan Nikel


Ilustrasi : http://anakia.files.wordpress.com
Ilustrasi : http://anakia.files.wordpress.com
Pulau Kabaena di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara kini tidak cantik lagi. Kawasan indah itu tercemar pertambangan nikel yang dilakukan PT Billy Indonesia dan PT Argomorini. Rencananya Pemerintah Provinsi (pemprov) akan mengevaluasi aktivitas itu. Tapi Syahrul, Koodinator Divisi Kampanye LSM Sagori, menuturkan rencana itu hanya gertak sambal saja.
Warga kini kesulitan sumber air bersih akibat pencemaran air. Sumber perekonomian warga pun terganggu, yang umumnya menjadi nelayan dan petani rumput laut. Kesulitan warga di kawasan seluas 467 kilometer persegi itu seakan lengkap. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana ternyata telah memberikan kuasa pertambangan ke 17 perusahaan, meskipun baru dua yang telah melakukan eksploitasi. Itu saja sudah merusak wajah pulau yang indah tersebut.
Syahrul menyampaikan kondisi warga di Pulau Kabaena itu saat berdiskusi dengan 89.2 FM Green Radio.
GR (Green Radio): Dampak paling parah akibat pertambangan nikel disana?
Sy (Syahrul): Perusahaan yang melakukan eksploitasi nikel disana ada dua, yaitu PT Billy Indonesia dan PT Argomorini. Keduanya memberikan dampak negatif bagi warga setempat. Petani rumput laut merasakan dampak dari aktivitas PT Billy. Petani rumput laut itu mengalami gagal panen. Sedangkan di area PT Argomorini, Nelayan yang merasakan dampaknya. Tempat memasang bubu di laut kini terganggu oleh lumpur hasil pengapalan. Sehingga mereka harus mencari ikan ke laut lebih jauh lagi.
GR: Apa yang dilakukan Sagori saat mendampingi warga?
Sy: Jarak pertambangan dan pemukiman warga itu sekitar 800 meter. Sehingga dapat memberikan dampak nyata ke warga. Nah, dampak itulah yang coba Sagori sampaikan. Selain itu melakukan pemutaran film terkait soal pencemaran juga pertambangan. Lalu berdiskusi dengan warga.
GR: Sagori pernah mendampingi warga bertemu Pemkab Bombana?
Sy: Bersama warga kelurahan Lambale, kami menuntut Pemkab Bombana dan perusahaan untuk menjamin keselamatan warga Dongkala dan Lambale. Hal itu ditegaskan bila warga terkena dampak akibat aktivitas pertambangan. Seperti bila hujan deras, daerah itu tidak akan menimbulkan banjir, hingga sumber mata air agar tidak rusak.
GR: Apa tanggapan pemerintah provinsi yang akan menyelidiki proses pertambangan disana?
Sy: Sejauh ini yang proaktif adalah Pemkab Bombana, karena memang bagian dari wilayahnya. Mereka mengatakan perusahan pertambangan itu sudah sesuai prosedur dan layak. Seperti sudah melakukan kajian analisa mengenai dampak lingkungan (amdal). Sedangkan Pemprov Sulawesi Tenggara merencanakan mengevaluasi semua perusahaan, ternyata hanya gertak sambal saja. Pemprov hanya mengejar pemasukan daerah agar bisa memenuhi janji politiknya ke warga. Seperti untuk bisa memberikan bantuan Rp 100 juta per desa, dan lainnya.
Sementara itu, Kontributor KBR68H Kiki Andipati berkesempatan mengunjungi Bukit Bumbutuweleh. Bukit yang kian gundul akibat penambangan nikel yang ada dalam kuasa pertambangan PT Billy Indonesia.
GR (Green Radio): Seperti apa kerusakannya?
KA (Kiki Andipati): PT Billy Indonesia menguasai Bukit Bumbutuweleh lebih dari 200 hektar. Bukit itu kini terlihat gundul. Sebelumnya warga memanfaatkan bukit itu untuk mengambil kayu, dan bercocok tanam.
GR: Kondisi warga setelah wilayahnya dieksploitasi?
KA: Ada beberapa warga di Desa Lambale yang berdekatan dengan lokasi eksploitasi PT Billy itu. Warga biasanya memanfaatkan sungai di dekat desa  untuk keperluan air bersih. Tapi sungai itu telah tercemar limbah yang datangnya dari aktivitas eksploitasi. Tidak hanya mencemari sungai Lambalit, limbah itu pun telah mencemari air laut. Sehingga warga yang juga nelayan itu harus semakin jauh untuk mencari ikan.
GR: Ada usaha rehabilitasi?
KA: Sejauh ini belum ada. Pengakuan PT Billy bahwa mereka telah berusaha untuk meminimalisir terjadinya erosi dengan membangun check-dam. Tapi, saat saya menaiki bukit itu, tidak ditemukan satupun bangunan dam. Akibatnya dampak eksploitasi itu langsung menerjang ke sungai lambalit, sebagai sumber air bagi warga setempat. Perusahaan itu pun mengaku akan melakukan reklamasi menanam pepohonan.
GR: Dampak apa yang paling parah yang dirasakan warga?
KA: Dampak langsung adalah ke petani rumput laut. Mereka yang biasanya  memanen satu bulan satu kali, kini terganggu jadwal rutin panennya. Airnya di kawasan pertanian itu berwarna coklat akibat limbah buangan nikel itu. Sehingga membuat kualitas rumput laut menjadi rusak, dan menyebabkan gagal panen.