Sabtu, 29 Juni 2013

TUGAS TULISAN


Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.
Pengertian
Menurut asal katanya, kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialahuniversal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
  • Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
  • Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
  • Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
  • Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
  • Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.
Ciri Globalisasi
  • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
  • Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.
Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. Giddensmenegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagaizaman transformasi sosial.
Teori Globalisasi
Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat, yaitu:
  • Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
  • Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
  • Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).
  • Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.
  • Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai “seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung“. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.
Sejarah globalisasi
Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi.
Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang, Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.
Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia.
Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Di Indinesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.
Globalisasi Perekonomian
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.
Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
  • Globalisasi produksi, di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
  • Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara.
  • Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movementakan semakin mudah dan bebas.
  • Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi’s, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.
  • Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.
Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.
Dampak Positif Globalisasi Ekonomi
  • Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
  • Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
  • Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
  • Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi
  • Menghambat pertumbuhan sektor industri
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.
  • Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
  • Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
  • Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
Dampak Globalisasi
Dampak positif globalisasi antara lain:
  • Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
  • Mudah melakukan komunikasi
  • Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
  • Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
  • Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
  • Mudah memenuhi kebutuhan
Dampak negatif globalisasi antara lain:
  • Informasi yang tidak tersaring
  • Perilaku konsumtif
  • Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
  • Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
  • Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara

Kamis, 28 Maret 2013

7 Inovasi Transportasi Manusia Di Masa Depan

Masa depan transportasi kita sangatlah unik dan luar biasa. Ini mungkin masih konsep, tapi sangatlah tidak mungkin bahwa akan terealisasi.

1. Transportasi Monorail Manusia


Sebuah monorel orang yang bisa dikendalikan kemanapun. Saat ini hanya di sebuah taman hiburan Selandia Baru, monorel pedal ini terdiri dari rel panjang dengan 'pod' individu tergantung ke bawah, yang bisa melaju sampai 30 mil per jam.


2. Robot Sepeda Untuk Mengayuh Sepedamu


Ingin berkeliling dengan sepeda? Menikmati angin di pagi hari, tapi Anda terlalu malas untuk mengayuh sepeda? Santai ini jawabannya, dengan sepeda ini anda tidak perlu mengayuh sendiri, karena sepeda ini dikayuh oleh bantuan robot. 

Robot ini akan ada dibelakang anda, anda hanya perlu naik sepeda dan biarkan sang robot melakukan pekerjaannya. Berat sepeda dan robot sekitar 200 kg, sepertinya harus dibuat lebih ringan lagi jika ingin sukses dipasaran.


3. Kendaraan Pemandangan


Ini adalah mobil yang di design untuk melihat pemandangan. Untuk orang yang ingin memiliki mobil pribadi tapi tidak ingin menyetirnya sendiri, mungkin ini adalah jawabannya. 

Dengan mobil ini pengendara cukup duduk di kursi dan kendaraan akan berjalan sesuai arah tujuan anda. Dengan ruang untuk 7 penumpang, dan dinding transparan yang bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Para designer memperkirakan mobil ini akan keluar pada tahun 2040.


4. Mobil Mewah Bertenaga Solar


Dengan fisik ramping dan konsep kendaraan futuristik listrik, Lovos BMW terlihat sangat eksentrik.  Dibuat oleh Anne Forschner, lulusan Pforzheim University di Jerman, konsep ini mungkin bukan kendaraan listrik paling praktis atau realistis yang pernah didesain, tapi jelas memiliki tampilan yang unik.


5. Modifikasi Baru Mobil Subaru


Dengan suspensi yang ditingkatkan dan mesin supercharged dapat membuat Subaru ini beda dari yang lain dan mungkin inilah jenis subaru paling ekstrim yang bisa berjalan dengan mudah di salju.  Subaru Impreza WRX, diciptakan oleh Ken Block.


6. Emisi Mobil Dari Renault


Sementara mobil Amerika masih memperdebatkan pro dan kontra dari penjualan kendaraan listrik, Renault merek Eropa memulai debutnya dengan empat mobil listrik di 2009 Frankfurt Motor Show.

Sebuah mobil keluarga SUV dengan lima-penumpang "city car". Semua keempat mobil tersebut akan tersedia untuk dikeluarkan pada tahun 2012.


7. Sepeda Lipat


Apa yang membuat lebih bisa ramah lingkungan, kecuali dengan berjalan sendiri dengan dua kaki dan mengendarai sepeda. Untuk orang-orang yang tinggal dekat dengan tempat kerja, atau tinggal di apartemen kecil, transportasi sepeda akan ideal jika saja sepeda itu cukup praktis untuk dibawa. 

Dan para penemu pun membuat sepeda yang bisa disimpan dan dilipat ke dalam lemari. Setelah dilipat, sepedapun dengan mudah dapat ditarik di jalan dengan salah satu ujung setang nya.


Sumber 
blognyajose.blogspot.com
http://www.apakabardunia.com/2012/08/7-inovasi-transportasi-manusia-di-masa.html

7 Kebiasaan Orang yang Inovatif


inovatif

Pernahkah anda melihat orang-orang yang sangat inovatif dan merasa mereka adalah makhluk khusus yang diberkati dengan talenta? Pernahkah anda merasa bahwa anda tidak beruntung? Dulu saya merasa seperti ini. Saya telah belajar bahwa inovasi adalah lebih tentang psikologi daripada intelektualitas, dan tidak ada rahasia untuk menjadi inovatif. Sebenarnya, tidak ada hal seperti “menjadi lebih inovatif”, anda sebetulnya sudah menjadi makhluk yang inovatif.
Saya yakin kita semua dapat mengingat saat-saat ketika kita merasa terjebak mencoba untuk melakukan hal-hal yang inovatif. Apakah anda tahu bahwa batasan ini hanya pikiran anda di tempat kerja? Pikiran anda telah menciptakan segala macam asumsi, kendala dan hambatan yang membatasi diri. Saya telah menemukan bahwa kita dapat menghapus asumsi tersebut hanya dengan berada pada saat ini, mulai melakukan, dan berhenti berpikir.
Berikut adalah tujuh kebiasaan yang ditemukan pada orang-orang yang sangat inovatif dan kreatif yang dirangkum dari buku “The Myths of Innovation” karangan Scott Berkun.
1. Kegigihan – Inovasi melibatkan lebih dari sekedar ide-ide besar. Kita membutuhkan keyakinan, kerja keras dan fokus yang tajam pada hasil akhir untuk tetap bertahan pada visi kita dalam menghadapi hambatan dan rintangan. Kita cenderung untuk melihat hasil akhir dari suatu ide yang inovatif, tapi apa yang kita tidak lihat adalah tindakan, kerja keras dan ketekunan yang ada di balik layar untuk membuat visi tersebut menjadi kenyataan.
“Penemuan adalah 1% inspirasi, 99% keringat”, -Thomas A. Edison -
2. Hilangkan Kebiasaan Membatasi Diri – Di bawah sihir hambatan/rintangan, kita merasa terbatas dan terjebak. Kita perlu membebaskan diri dari pikiran-pikiran ini dengan menghilangkan asumsi dan pembatasan. Ini adalah apa yang kita maksud ketika kita mengatakan “berpikir di luar kotak”. Dorong diri kita untuk terbuka terhadap ide-ide baru dan solusi tanpa pengaturan keyakinan yang membatasi. Ingat, inovatif adalah lebih jauh tentang psikologi daripada intelektualitas.
3. Ambil Risiko, Buatlah Kesalahan – Saya percaya bahwa sebagian alasan mengapa kita membatasi diri adalah ketakutan kita untuk gagal. Berpikirlah selalu bahwa beberapa ide memang akan gagal untuk proses pembelajaran. Buatlah banyak prototypes, uji cobakan pada orang-orang, kumpulkan umpan balik, dan lakukan perubahan secara bertahap. Dibanding memperlakukan kesalahan sebagai kegagalan, anggaplah hal itu sebagai percobaan. “Percobaan adalah kegagalan yang memang diharapkan untuk secara sengaja mempelajari sesuatu.” – (Scott Berkun). Jangan menghukum diri sendiri untuk kegagalan, sebaliknya terimalah kegagalan, ambil pengetahuan yang baru didapat dan olahlah kembali untuk mencari solusi terbaik. Tetaplah berada di tujuan anda sampai menghasilkan hasil terbaik, namun tetap harus dipahami bahwa mungkin anda akan menabrak batu rintangan di sepanjang jalan.
“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak berfungsi.”, -Thomas A. Edison –
4. Melarikan diri – lingkungan kita sangat mempengaruhi apa yang kita rasakan. Semakin santai dan tenang kita secara internal, lebih mudah kita memasuki alam inovatif dalam pikiran kita. Inilah sebabnya mengapa ide-ide kadang-kadang datang kepada kita ketika berada di kamar mandi atau saat kita sendiri. Masing-masing dari kita memiliki pemicu yang berbeda untuk mengakses energi inovatif kita. Banyak pemikir besar pergi keluar berjalan-jalan untuk mencari solusi terhadap permasalahan mereka. Bereksperimenlah dan temukan apa yang bekerja baik untuk anda.
5. Menuliskan ide-ide – Banyak inovator dan orang-orang inovatif membuat jurnal untuk menuliskan ide-ide dan pikiran mereka. Beberapa menyimpan buku sketsa, buku memo, post-it notes, atau kertas kosong. Mereka semua memiliki metode untuk menangkap pikiran mereka, untuk berpikir di atas kertas, mengatasi hambatan mereka dan memulai proses inovatif. Sebagai informasi, catatan Leonardo Da Vinci yang terkenal dibeli oleh Bill Gates seharga $ 30.8 Juta dolar.
6. Carilah Sebuah Pola & Buat Kombinasi – Ide berasal dari ide-ide lain sebelumnya. Tahukah Anda bahwa Edison bukanlah orang pertama yang muncul dengan penemuan bola lampunya? Ia adalah orang pertama yang membangun filamen karbon yang bisa diterapkan di dalam bola kaca, yang membuat lampu lebih tahan lama. Bukalah diri anda selebar-selebarnya terhadap ide-ide baru, cari pola dan lihat bagaimana anda dapat menggabungkan ide-ide tersebut untuk memperbaiki solusi yang ada.
7. Keingintahuan – Banyak inovator hanya sekedar orang- orang yang penasaran ingin tahu, dan ingin memecahkan masalah. Berlatihlah melihat sesuatu dengan cara berbeda. Misalnya, saat melihat solusi untuk sebuah masalah, tanyakan pada diri sendiri, “Apa sajakah cara alternatif untuk melakukan hal ini?”. Ajukan banyak pertanyaan dan tantang norma atau metode yang sudah ada saat ini.
Berikut adalah beberapa teknik yang dapat diterapkan untuk menumbuhkan inovasi:
• Buatlah Jurnal – Berlatih menulis setiap pikiran, ide, dan inspirasi anda. Cobalah brainstorming dan berpikir di atas kertas.
• Memecahkan Masalah yang Berlawanan - Idenya adalah untuk menciptakan dan bertukar pikiran dengan memecahkan masalah yang berlawanan dari yang sedang anda coba untuk pecahkan saat ini. Contoh, jika anda mencoba untuk membuat “Desain laptop terbaik”, maka mulailah dengan ide-ide untuk membuat “Desain laptop terburuk”. Untuk setiap gagasan Anda yang muncul, buat ide sebaliknya. Misalkan, jika “berat dan gemuk” adalah salah satu ide untuk “Desain laptop terburuk”, kemudian baliklah menjadi “ringan dan ramping” yang dapat digunakan dalam “Desain laptop terbaik”.
Teknik ini bekerja dengan baik terutama saat melakukan brainstorming dalam kelompok. Namun mungkin bisa terdengar lucu ketika orang-orang mencoba menjawab. Humor akan membuat hambatan berkurang dan mendorong orang untuk mengatakan sesuatu dengan lantang. Orang-orang akan merasa lebih nyaman dan terbuka.
• Cari Sebuah Lingkungan Inovatif – Cari lingkungan yang santai atau menginspirasi yang memicu kreativitas anda. Cobalah tempat-tempat yang berbeda sampai anda menemukan beberapa tempat dimana anda dapat mengeluarkan usaha terbaik anda. Mungkin ruang tamu rumah anda, taman atau cafe.
• Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan – Jika anda menemukan kebuntuan, ubah pikiran anda dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan benar-benar berbeda. Kembali pada aktivitas ketika pikiran telah segar.
• Bermitra – Temukan kemitraan kreatif dengan orang lain. Ide-ide baru bisa muncul sebagai akibat dari dua kekuatan bersatu, yang mungkin tidak akan pernah terjadi jika dilakukan hanya oleh satu orang. Brainstorming-lah bersama-sama.
• Berkomitmen untuk Gagal – Komit pada diri anda untuk mengambil cukup risiko bahwa anda akan gagal selama beberapa waktu. Jika Anda tidak gagal, kita tidak melakukan sesuatu yang cukup sulit atau inovatif.
• Bicaralah dengan Seseorang – Saya telah menemukan bahwa ketika saya mencoba untuk mengungkapkan masalah tertentu kepada seseorang, entah bagaimana saya secara tidak sengaja mengungkapkan juga solusinya. Ketika menjelaskan situasi saya, saya sebetulnya tidak mengharapkan mereka untuk memecahkan masalah saya, melainkan bertindak sebagai ‘papan pantul’ untuk ide-ide.
Sumber : http://www.akuinginsukses.com/7-kebiasaan-orang-yang-inovatif/

Selasa, 29 Januari 2013

Aku Cinta Indonesia Karena Alamnya

Aku cinta Indonesia, tanah tumpah darahku. Di negeri ini aku dilahirkan dan di sini pula aku diberi makanan, airnya mampu melepaskanku dari rasa dahaga, orang - orangnya yang pada akhirnya mampu mendidik dan memberi ilmu padaku, dan kultur serta kearifan lokalnya yang membuat aku bisa bertoleransi.

www.belantaraindonesia.org

Untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia memang dapat berasal dari mana saja, apa saja dan kapan saja, tidak terkecuali oleh alam. Alam Indonesia telah membuat hatiku semakin cinta pada ibu pertiwi. Tidak dipungkiri Indonesia memang salah satu surga dunia.

Bukan kemewahan, kemegahan dan perkembangan teknologi seperti negara maju yang Indonesia tampilkan. Melainkan keeksotisan dan keindahan alamnya yang alami yang membuatnya jauh lebih indah dibanding negara lain.

Perjalanan yang pernah aku lakukan mulai dari bentangan pantai hingga puncak gunung telah membuat aku jatuh cinta dan bangga pada bangsa ini. Mungkin di luar sana banyak yang mencibir Indonesia sebagai negara tak pernah maju, bahkan tidak sedikit rakyatnya sendiri yang malu untuk berbangsa Indonesia. Tetapi itu semua tidak melunturkan rasa cintaku padaIbu Pertiwi.

Ketika meletakkan kaki di hamparan pasir pantai dan bentangan laut serta menyelami apa yang terkandung didalamnya mulai dari biota hingga hasil bumi ( minyak dan gak alam ) rasa syukur terucap dari hati ini.

Aku bersyukur karena telah ditakdirkan sebagai orang Indonesia. Ketika menanjakkan kaki di jajaran gunung - gunung, dari atas gunung dapat dilihat begitu indahnya negeri ini. Yang tentunya semakin menambah rasa cinta dan syukurku.

Kultur dan budaya orang yang beraneka ragam banyak aku temukan saat melakukan perjalanan. Kehangatan dan keramahan warga - warga setempat lagi - lagi membuat aku bersyukur karena telah dilahirkan dinegeri ini. Keramahan seperti inilah  yang tidak akan banyak ditemukan di negara lain.

Budayanya yang begitu banyak dan beragam turut menambah kekayaan bangsa ini. Bahasa daerahnya saja ada begitu banyak dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan bahasa daerah terbanyak di dunia. Kerukunan antara umat beragama yang indah hanya akan ditemui di negeri ini.

Mungkin beberapa tahun belakangan ini beberapa kali terjadi perselisisihan atau konflik antara sekelompok orang tertentu yang mengatas namakan agama. Tetapi itu hanya sekelompok kecil dan tentu tidak dapat dijadikan sebagai tolak ukur kerukunan umat beragama di negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat didunia.

Hanya dinegeri inilah persahabatan di atas perbedaan keyakinan dapat terjalin dengan begitu harmonis. Dengan tetap memegang teguh keyakinannya masing - masing.

Memang tidak akan ada yang sempurna di dunia ini, termasuk Indonesia. Tetapi kelebihan dan kekurangan negeri ini tidak melunturkan rasa bangga dan cinta pada Indonesiaku, Tanah Air Beta.

Sumber : http://www.belantaraindonesia.org/2013/01/aku-cinta-indonesia-karena-alamnya.html

Gunung Adalah 'Agama' Bagi pemeluknya

Gunung dan pendakiannya adalah dua hal yang menyatu bagi para petualang pendakian gunung. Dalam kegiatan pendakian gunung, kita tidak hanya membawa beban berat di punggung yakni tas ransel, namun juga menerapkan pengetahuan dasar alam bebas, termasuk bagaimana kita memasak, pengenalan medan dan satu beban lagi, yakni bijak kepada alam.
Mendaki gunung bukan cuma soal naik dan turun, tapi naik gunung adalah soal bagaimana kita bersikap terhadap alam. Bagaimana bersikap terhadap diri sendiri, penduduk sekitar. Mendaki gunung tidak semudah menonton film atau membaca teori dari buku. Mendaki Gunungbutuh ketabahan dan kemauan yang keras.

Misalnya kita mendaki Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di tanah Jawa. Satu hal yang di gambarkan dalam sebuah film tentang pendakian Semeru, yakni film 5 Cm. Bagaimana bisa yang namanya mendaki memakai celana jeans dan eye liner? Selain menyulitkan pergerakan, celana jeans sakit ketika bersentuhan dengan kulit.

Bila kita hanya ingin eksis diakui pernah mendaki gunung, ikut trend atau sekedar coba - coba lebih baik jangan sekali - kali menginjakkan kaki di gunung. Gunung bukan tempatnya sampah dan Pendaki Sampah.

Gunung bukan sebuah tempat untuk berpesta dan melakukan apapun sebebas mungkin. Gunung adalah mungkin sebuah Masjid, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng bagi semua pemeluk “agama gunung”. Bagi mereka yang terasing akan kehidupan dunia bawah yang penuh dengan kesemrawutan tata nilai dan bagi mereka yang ingin mengetahu arti nilai diri sendiri tanpa embel – embel keglamouran dan keterkenalan. Dan bagiku gunung adalah ibu.

Sumber : http://www.belantaraindonesia.org/2013/01/gunung-adalah-agama-bagi-pemeluknya.html

Rabu, 28 November 2012

PROSES PENAMBANGAN PASIR DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN DI DESA CIKEUSIK KECAMATAN SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA


Makalah ini mempunyai latar belakang masalah tentang proses penambangan pasir  yang menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif terhadap lingkungan. Masalah pokok yang dibahas adalah: Bagaimanakah proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka dan bagaimanakah dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka dan untuk mengetahui dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan metode deskriptif, hal ini penulis lakukan setelah memperhitungkan kewajarannya dari segi tujuan. Makalah ini digunakan untuk memaparkan suatu bahasan dengan cara disususn, dijelaskan dan disimpulkan. Dan teknik yang digunakan dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka, ini merupakan teknik yang paling tepat karena data yang akan disusun pada hakikatnya diambil dari berbagai sumber kepustakaan yaitu dengan cara mencatat data dan fakta melalui buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas.
Hasil pembahasan makalah ini menyimpulkan bahwa proses penambangan pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka desa, dilakukan dengan cara tradisonal yang dilakukan oleh masyarakat setempat sejak tahun 1990. Dampak penambangan pasir ini meliputi dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan. dampak positif diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya terdiri dari meningkatnya polusi udara, peningkatan kebisingan, dan penurunan kualitas air.

PENDAHULUAN

Bukti Ketergantungan bangsa Indonesia kepada alam dapat dilihat dari pemanfaatan sumber daya alam yang besar-besaran tanpa melihat kelanjutan fungsinya. Pada masa sentralisasi pemerintahan, kegiatan exploitasi terhadap sumber daya alam yang tidak berwawasan lingkungan masih terbatas pada pemanfaatan wilayah-wilayah yang strategis saja, namun dewasa ini setiap daerah saling belomba-lomba mengeksploitasi dan memanfaatkan kekayaan alam masing-masing.
Kegiatan ekploitasi sumberdaya mineral atau bahan galian seperti pasir merupakan salah satu pendukung sektor pembangunan baik secara fisik, ekonomi maupun sosial. Hasil pertambangan merupakan sumberdaya yang mampu menghasilkan pendapatan yang sangat besar untuk suatu negara. Kebutuhan akan bahan galian konstruksi dan industri seperti pasir tampak semakin meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan berbagai sarana maupun prasarana fisik di berbagai daerah di Indonesia.
Penambangan pasir memang dianggap memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Majalengka, hal ini dapat terlihat dari begitu banyaknya aktivitas penggalian pasir yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah di Kabupaten Majalengka. Kegiatan penambangan pasir sering dikonotasikan sebagai salah satu kegiatan yang merusak lingkungan, hal itu dapat terjadi apabila kegiatan penambangan tidak dikelola dengan baik dan benar maka setiap kegiatan penambangan pasti akan menimbulkan dampak lingkungan, baik bersifat positif maupun bersifat negatif. Meskipun demikian besarnya permintaan pasar terhadap pasir turut mendorong berkembangnya kegiatan ini dengan pesat. Akibatnya, munculah berbagai masalah terhadap lingkungan. Dengan melihat latar belakang diatas yang dapat memberikan sedikit gambaran mengenai demikian besarnya kegiatan eksploitasi terhadap bahan galian seperti pasir, maka akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif.

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis membatasi masalah dengan tujuan untuk memudahkan dalam penulisan makalah. Adapun masalah dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
1.      Bagaimanakah proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?
2.      Bagaimanakah dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka?

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
2.      Untuk mengetahui dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya eksploitasi pasir di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.

Kegunaan yang dapat diambil dari penulisan makalah ini adalah:
1.      Untuk menambah wawasan dan konsep keilmuan mengenai kajian tentang kegiatan eksploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
2.      Secara teoritis kegunaan makalah ini akan berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuaan dalam kajian lingkungan khususnya mengenai ekploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Secara praktis diharapkan hasil penulisan makalah ini dapat menjadi rekomendasi/pemikiran/konsep/saran untuk digunakan para pihak yang berkepentingan mengenai eksploitasi pasir dan dampaknya terhadap lingkungan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan metode deskriptif, hal ini penulis lakukan setelah memperhitungkan kewajarannya dari segi tujuan. Makalah ini digunakan untuk memaparkan suatu bahasan dengan cara disususn, dijelaskan dan disimpulkan.
Dan teknik yang digunakan dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka, ini merupakan teknik yang paling tepat karena data yang akan disusun pada hakikatnya diambil dari berbagai sumber kepustakaan yaitu dengan cara mencatat data dan fakta melalui buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. 

PEMBAHASAN

Kegiatan penambangan khususnya pasir dikenal sebagai kegiatan yang dapat merubah permukaan bumi. Karena itu penambangan sering dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. walaupun pernyataan ini tidak selamnya benar, patut diakui bahwa banyak sekali kegiatan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan di tempat penambangannya. Akan tetapi perlu diingat pula bahwa dilain pihak kualitas lingkungan di tempat penambangan meningkat dengan tajam. Bukan sajamenyangkut kualitas hidup manusia yang berada di lingkungan tempat penambangan itu, namun juga alam sekitar menjadi tertata lebih baik,dengan kelengkapan infrastrukturnya. Karena itu, kegiatan penambangan dapat menjadi daya tarik, sehingga penduduk banyak yang berpindah mendekati lokasi penambangan tersebut. Sering pula dikatakan bahwa kegiatan penambangan telah menjadi lokomotif pembangunan didaerah tersebut.
A.    Proses Penambangan Pasir
Proses penambangan pasir yang dilakukan di Desa Cikeusik Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka yaitu dilakukan dengan cara tradisional. Penambangan pasir yang dilakukan hanya dengan menggunakan alat-alat yang sederhana seperti: cangkul, pengeruk pasir, dan karung sebagai tempat penyimpanan pasir. Namun, apabila penggalian dengan jumlah pasir yang cukup besar, biasanya kendaraan pengangkut pasir ini langsung dimasukan ke lokasi penambangan, guna mempermudah proses penggaliannya. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam penambangan pasir diantaranya adalah:
1.      Tahap Persiapan
Tahap persiapan biasanya didahului dengan kegiatan pengangkutan berbagai jenis peralatan tambang, dan selanjutnya adalah pembuatan/pembukaan jalan untuk proses pengangkutan. Dalam hal pengangkutan peralatan tambang yang perlu diperhatikan adalah jalan yang akan dilalui. Hal ini perlu diperhitungkan secara matang agar tidak terjadi dampak negatif terhadap lingkungan di sepanjang jalan yang akan dilalui, baik terhadap manusia maupun fisik alam itu sendiri.
Pada tahap ini dilakukan pengamatan, dimana saja biasanya pasir akan terkumpul banyak, maka setelah diketahui lokasinya, maka masyarakat akan langsung melakukan penggalian.
2.      Tahap Eksploitasi/Penggalian
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini utamanya berupa penambangan/penggalian pasir. Bahan tambang yang terdapat di daerah perbukitan, walaupun jenisnya sama, misalnya pasir, teknik penambangannya akan berbeda dengan deposit pasir yang terdapat di daerah pedataran, apalagi yang terdapat di dalam alur sungai. pada tahap eksploitasi dalam kaitannya dengan pengelolaan pertambangan yang berwawasan lingkungan.
Penggalian biasanya dilakukan dengan alat pengeruk yang sederhana, namun, sekali-kali apabila kedaan sungai kering biasanya alat berat seperti beko bisa langsung masuk ke lokasi penambangan.
3.      Pengangkutan
Pada tahap ini yang perlu diperhatikan adalah ketika alat-alat berat mulai masuk ke lokasi penambangan untuk mengangkut pasir. Pengangkutan pasir ini biasanya dilakukan dengan menggunakan truk, untuk mencapai kawasan penambangan secara mudah, maka dilakukan pembukaan jalan dengan menebang pohon-pohon disekitar kawasan penambangan, sehingga lingkungan menjadi gersang dan berdebu.

B.     Dampak yang Ditimbulkan dari Adanya Kegiatan Penambangan Pasir
Kerusakan lingkungan adalah perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia atau hayati lingkungan hidup yang melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup. Kegiatan penambangan khususnya pasir dan lain-lain dikenal sebagai kegiatan yang dapat merubah permukaan bumi. Karena itu, penambangan sering dikaitkan dengan kerusakan lingkungan. Walaupun pernyataan ini tidak selamanya benar, patut diakui bahwa banyak sekali kegiatan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan di tempat penambangannya.
Akan tetapi, perlu diingat pula bahwa dilain pihak kualitas lingkungan di tempat penambangan meningkat dengan tajam. Bukan saja menyangkut kualitas hidup manusia yang berada di lingkungan tempat penambangan itu, namun juga alam sekitar menjadi tertata lebih baik, dengan kelengkapan infrastrukturnya. Karena itu kegiatan penambangan dapat menjadi daya tarik, sehingga penduduk banyak yang berpindah mendekati lokasi penambangan tersebut.
Dampak penambangan pasir ini, mengakibatkan dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, dampak positif diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya terdiri dari meningkatnya polusi udara, dan kerusakan pada tanggul sungai.
1.      Dampak Positif
a.       Meningkatkan pendapatan masyarakat
Kegiatan penambangan pasir memberikan dampak terhadap tingkat pendapatan masyarakat, hal ini terlihat pada masyarakat pengangguran mengakui bahwa adanya kegiatan penambang pasir memberikan keuntungan yang sangat besar sehingga bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.
b.      Membuka lapangan pekerjaan
Pada dasarnya tingkat kehidupan ekonomi seseorang atau masyarakat ditentukan oleh kesempatannya memperoleh sumber pendapatan, kesempatan kerja, dan kesempatan berusaha. Namun pada kenyataannya masyarakat dihadapkan pada masalah-masalah yang menimbulkan tingkat ekonominya rendah diantaranya seperti sulitnya mendapatkan pekerjaan. Kesempatan kerja di Desa Cikeusik semakin terbuka setelah adanya kegiatan penambangan pasir yang memberikan dampak positif bagi warga sekitar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
c.       Meningkatkan daya kreativitas masyarakat
Penambangan pasir sangatlah menguntungkan bagi masyarakat yang tinggal di dekat tempat penambagan tersebut. Salah satu nya meningkatkat daya kreativitas masyarakat, masyarakat dapat memanfaatkan pasir hasil galian untuk di buat kerajinan tangan, bahan bangunan, dan masih banyak lagi.
2.      Dampak Negatif
a.       Meningkatnya polusi udara
Terjadinya peningkatan debu yang menyebabkan kualitas udara disekitar kawasan penambangan menurun, sebagai akibat dari kendaraan truk yang mengangkut pasir serta tiupan angin jika di lokasi tambang tersebut tidak ada vegetasi yang cukup. Kara vegetasi yang berada di sekitar penambangan telah mati baik itu yang di tebang ataupun mati karena polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan berat yang digunakan di penambangan pasir
b.      Peningkatan kebisingan
Peningkatan kebisingan diakibatkan oleh aktivitas kendaraan truk, padahal sebelum adanya penambangan pasir suasana dilokasi tersebut jauh dari kebisingan, dan masyarakat masih dapat menghirup udara segar karena arus lalau lintas yang tidak begitu ramai. Sama halnya dengan hewan - hewan yang sebelumnya berada di sekitar tempat penambanagn, hewan tersebut mati karena kehabisan bahan makan yang. Sebagian hewan ada yang melarikan diri mencari tempat baru untuk mencari makanan demi mempertahankan keturunan dan juga kelangsungan hidupnya
c.       Penurunan kualitas air
Terjadinya penurunan kualitas air akibat dari pencucian pasir-pasir maupun karena akibat dari lahan yang telah menjadi terbuka karena tidak ada vegetasi penutup, sehingga air dapat mengalir dengan bebas ke badan-badan air. Debit air tanah juga akan menurun karena vegetasi/pepohonan yang dapat menampung air telah ikut di tebang dalam system penamabangan pasir.
d.      Rusaknya Jalan
Para penambang yang telah mendapatkan pasir biasanya meggunakan alat atau mesin mesin berat seperti mobil pengangkut. Mobil yang mengangkut pasir tersebut tentu menggunakan alternatif jalan raya yang tentunya akan membuat jalan raya semakin rusak di karenakan berat beban pada kendaraan angkut tersebut melebihi kapasitas yang di tentukan. Selain itu juga pengankutan bobot beban yang berlebihan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas terutama di jalur utama. Kendaraan yang melintas di jalur utama biasa menggunakan kecepatan diatas 60 km/jam untuk menempuh waktu yang di targetkan. Itulah kenapa di jalan utama kendaraan tidak di izinkan untuk membawa beban yang melebihi kapasitas seperti truk pembawa pasir. Selain itu juga kendaraan yang membawa beban berat bisa menimbulkan kemacetan yang cukup parah.